Berita  

Kapolri Listyo Sigit; Kronologi Penyergapan Sabu Rp1,43 T di Pangandaran

 

Bandung, DB – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo merilis pengungkapan penyelundupan 1,196 ton narkotika jenis sabu yang terbongkar di Pangandaran, Jawa Barat.
Penyelundupan sabu yang terbongkar itu senilai Rp1,43 triliun. Listyo menyatakan penyelundupan tersebut di antaranya melibatkan pelaku jaringan internasional.

Pengungkapan penyelundupan sabu jaringan internasional itu, kata Listyo, berawal dari hasil pengembangan kasus yang berhasil dibongkar Ditres Narkoba Polda Jabar pada 25 Februari 2022 silam.
Dari penangkapan tersangka berinisial SA itulah polisi akhirnya bisa membongkar upaya penyelundupan 1,196 ton sabu di Pantai Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Rabu (16/3) lalu.

“Berdasarkan pemeriksaan, SA mendapatkan sabu dari HM yang ternyata diketahui terlibat jaringan peredaran sabu internasional. Diperoleh juga informasi akan ada pengiriman sabu dalam jumlah besar melalui jalur laut,” katanya dalam konferensi pers di Pusdik Intelijen, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/3).

Dari pembongkaran sabu dengan barang bukti 6 gram dari tersangka SA, polisi lalu melakukan penyelidikan intensif dan diperoleh data bahwa tempat rencana penyimpanan sabu tersebut berada di wilayah Pangandaran.
Terduga penyelundup adalah HM yang berdasarkan informasi akan melaut dengan menggunakan perahu nelayan. Lalu, tim kepolisian menunggu kedatangan HM yang akan berlabuh di Pantai Madasari, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (16/3).

“HM dan empat tersangka lainnya ditangkap dalam penyergapan saat memindahkan karung yang diduga sabu ke mobil yang sudah menunggu di Pantai Madasari,” ujar Sigit.

Dalam penyergapan tersebut, tim berhasil mengamankan 66 karung yang berisi kotak yang diduga berisi sabu dengan perhitungan kasar berat bruto 1,196 ton.

Selain mengamankan barang bukti 66 karung berisi sabu dan barang bukti lainnya serta HM, tim juga berhasil mengamankan empat orang lainnya masing-masing berinisial HH, AH, MB, dan NS. Adapun satu warga negara asing berinisial MB terlibat dalam penyelundupan sabu-sabu ini.

Pasal yang disangkakan kepada para pelaku, yakni Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 113 ayat (2) Jo. Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 115 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukumannya maksimal hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun penjara,” ujar Listyo.

Mantan Kabareskrim itu mengatakan, jika 1 gram sabu berharga Rp1,2 juta dan dikonsumsi lima orang, nilai sabu yang diamankan mencapai Rp1,43 triliun serta menyelamatkan 5.980.000 jiwa.(CNN Indonesia).
Mencermati situasi 15-25 tahun ke depan, pakar Politik & Kebangsaan Arqam Azikin menyatakan, semakin tampak para jaringan Narkoba/Sabu/obat terlarang dari manapun akan semakin gencar memasukkan “barang terlarang” tersebut di Indonesia. Jaringan pengedar Internasional juga paham betul, akan mendapatkan keuntungan berlipat bila tembus jualan mereka masuk Indonesia. Nah, dalam memperhatikan eksistensi Bangsa mestinya para pemimpin mempersiapkan generasi muda tanah air, dalam menghadapi Ancaman Non Militer yakni; Narkoba, Terorisme, dan Siber. Menghadapi situasi Darurat Narkoba di bangsa ini, perlu “perlawanan taktis” yang tepat. Sebab, ini terkait masa depan bangsa kita yang konkriknya ada di tangan generasi muda sebagai bagian dari Metode dan Strategi melawan pengaruh jaringan narkoba di Indonesia. Mesti memang ada yang langsung turun lapangan, dalam menyikapi informasi agar tidak Distorsi Informasi kepada masyarakat umum, khususnya generasi muda. (RLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor 2024

slot gacor

situs slot gacor 2024

slot gacor

link slot gacor 2024

slot gacor 2024

slot gacor 2024 terpercaya

Slot Thailand

SLOT THAILAND 2024

Slot Gacor

Slot Gacor 2024

LINK SLOT GACOR 2024

DAFTAR LINK SLOT GACOR

slot gacor 2024 terpercaya